Trik dan Tips Cara Berinvestasi Yang Benar Orang-orang Terkaya Amerika dan Dunia Bagian 2

Mumpung selagi masih belajar berbisnis mari kita belajar kepada meraka para miliuner terkaya dari Amerika Serikat serta Dunia, minimalkita membaca pengalamannya yang ada di internet serta buku-buku yang di terbitkan di toko buku serta di surat kabar-surat kabar dan lain-lain. 
Kelanjutan dari artikel sebelumnya "Trik dan Tips Cara Berinvestasi Yang Benar Orang-orang Terkaya Amerika dan Dunia Bagian 1"
Berikut ini contoh trik dan tips cara serta strategi untuk bisa sukses berinvestasi yang benar seperti kisah-kisah pengalaman hebat para orang-orang terkaya dari negara Amerika Serikat (AS) dan dunia:

1. Donald Trump - Saham dan Obligasi
Semua orang tahu Donald dibesarkan di keluarga kaya. Namun, tidak semua orang punya kecerdasan finansial untuk mengelola karirnya.

Ayahnya mengajari Donald semua hal tentang bisnis real estate. Dia mempelajari apa yang telah disampaikan ayahnya untuk bisa menciptakan kekayaan yang lebih besar.

Ia percaya pilihan investasi terbaik adalah saham dan obligasi korporasi. Dia juga menyarankan untuk membeli rumah yang disita bank, tentunya Anda harus tahu dulu angka suku bunga yang baik untuk pendanaan jangka panjang sehingga memungkinkan untuk bisa mendapatkan keuntungan.


2. John Paul DeJoria Investasi dengan Berbagai cara
Salah satu pendiri Paul Mitchell, John Paul telah sukses besar dengan bisnis salon rambutnya. Apakah Anda tahu dia juga mendirikan perusahaan Spirits Patron?

Jika Anda seorang pencinta tequila, Anda tentunya akrab dengan merek berkualitas tinggi yang diperkenalkan pada tahun 1989 dan sekarang dikenal di seluruh dunia sebagai salah satu yang terbaik ini.

Berikut adalah pemikirannya tentang bagaimana ia akan menginvestasikan satu juta dolar: 25% emas, 25% perak, 25% di saham blue chip di AS, 25% antara saham blue chips Asia dan Eropa.



3. Menin Teixeira de Souza Membeli Obligasi Pemerintah
Miliuner ini membangun rumah bagi keluarga berpenghasilan rendah di Brasil. MRV Engenharia & Participacoes SA, menjadi pembangun rumah terbesar kelima di negara itu pada tahun 70-an.

Sampai hari ini, ia memiliki kepemilikan 32% dari perusahaan tersebut. Dia mengaku beruntung membeli obligasi Brasil seri C di tahun 90-an. Terbukti, beberapa tahun kemudian pemerintah membeli kembali obligasi yang ia beli.

4. Patrick Soon-Shiong - Jangan Sampai Kehilangan Uang
Soon-Shiong ikut mendirikan Vivo RX Pharmaceuticals dan mengembangkan pengobatan kanker payudara, Abraxane. Dia sekarang memiliki saham minoritas di LA Lakers, serta kepemilikan di lebih dari 30 perusahaan lain.

Kecerdasan finansialnya dimulai ketika ia diperintahkan untuk "berinvestasi pada diri sendiri dan orang-orang yang percaya padanya". Dia menyarankan investor menjauh dari emas. Dia juga memberikan tips yang paling sederhana, untuk memastikan menyimpan uang dengan aman dan tidak sampai kehilangan uang Anda.







5. Eli Broad - Jangan Pertaruhkan Uang Anda
Eli Broad adalah miluner yang mampu membuat berinvestasi dengan sangat bijaksana. Dia masuk dalam jajaran 207 miliuner versi Majalah Forbes. Baru-baru ini ia menghabiskan sekitar US$ 140 juta untuk membeli museum seni Los Angeles.

Dia membeli properti pertama ketika ia berusia 20 tahun dan menjadi salah satu pendiri Kaufman & Broad pada tahun 1957 dan perusahaan tersebut kini menjadi salah satu perusahaan properti raksasa di AS.

Ia juga telah membeli perusahaan asuransi, Sun Life Insurance pada tahun 1971 dan kemudian menjualnya kepada perusahaan asuransi AIG sebesar US$ 18 miliar. Sampai saat ini, ia telah menyumbangkan lebih dari US$ 3,5 miliar.

Strategi investasinya termasuk sembarangan taruh uang, ia berinvestasi dalam perusahaan konsumen multinasional berkualitas tinggi seperti Procter & Gamble dan Johnson & Johnson.

Baca Juga:
Trik dan Tips Cara Berinvestasi Yang Benar Orang-orang Terkaya Amerika dan Dunia Bagian 1

Trik dan Tips Cara Berinvestasi Yang Benar Orang-orang Terkaya Amerika dan Dunia Bagian 1

Dalam dunia bisnis investasi tidak ada satu orang pun yang bisa memprediksi dan memberikan cara pasti untuk berinvestasi yang sukses dengan baik serta benar, namun para miliuner Amerika Serikat dan dunia ini mempunyai trik dan cara rahasia untuk sukses berinvestasi dan berbisnis.
Tidak pernah ada yang bisa memprediksi dan memberikan cara pasti bagaimana berinvestasi dengan baik dan benar, tetapi para miliuner ini punya rahasia untuk sukses berinvestasi. Ternyata para miliuner ini mempunyai trik dan cara serta strategi untuk menang dalam bisnis investasi mereka. Karena ternyata mereka menggarisbawahi bahwa berinvestasi bukanlah cara untuk cepat kaya secara instan. Karena bagaimana cara berinvestasi yang benar? Kemungkinan ini dalam berinvestasi yang benar adalah anda membeli harga yang benar dan menjual dengan harga yang tinggi,mungkin itu kuncinya.

Berikut ini adalah cara, trik dan tips serta strategi berinvestasi yang benar hingga sukses dari para orang terkaya di Amerika Serikat dan di dunia seperti dikutip dari finance.detik.com yang dikutip dari therichest.com pada hari Selasa tanggal 23 Deember tahun 2014:

6. Mark Cuban - Mencari Peluang

Mark Cuban adalah pemilik NBA Dallas Mavericks, Magnolia Picture, Landmark Theaters, di Shark Tank dan investor yang sangat baik, seperti yang terlihat dari cara dia membuat keputusan di acara televisi terkenal.

Tips investasinya mulai dengan membayar utang dan menciptakan anggaran yang nyata. Ia percaya, menjaga posisi kas berguna bahkan jika tingkat bunga rendah. Ini adalah tentang mampu tidaknya menangkap peluang yang muncul.

"Saya benar-benar mendorong orang-orang segera mengurus investasi untuk rencana pensiun, bebas dari utang, dan mengurangi pengeluaran dan menyisihkannya untuk berinvestasi.

7. Paul Tudor Jones - Ikuti Rahasia di Balik Suksesnya Miliuner Hedge Fund
Pendiri Tudor Investment Corporation, sebuah perusahaan aset manajemen swasta dan hedge fund, Paulus dikenal sebagai salah satu trader yang paling sukses yang pernah ada. Dia mulai bekerja di bisnis investasi pada tahun 1976 dan akhirnya bisa menjadi cotton trader yang sukses. Ia mulai mendirikan Tudor Investment Corp saat berusia 26 tahun.

Dia adalah salah satu dari sedikit orang yang berhasil bertahan dari hantaman krisis pasar saham pada tahun 1987. Jones cepat untuk membuat atau mengubah investasi banyak menunda.

8. Ray Dalio Abaikan Pendapat Ahli dan Lakukan dengan Pemikiran Sendiri
Lulusan Harvard ini adalah pendiri dari perusahaan investasi terkenal Bridgewater Associates, yang merupakan hedge fund terbesar di dunia dengan aset yang dikelola mencapai US$ 150 miliar.

Ia juga dikenal karena memiliki pemahaman yang sangat kuat soal siklus pasar. "Saya pikir, kita harus bisa dengan cepat berpikir 'akan seperti apa perekonomian ke depan' bukan berpikir cara kerjanya," kata dia.

Bahkan, Dalio merilis sebuah video tentang bagaimana perputaran uang di dunia dan bagaimana hal-hal seperti resesi, depresi dan booming terjadi. Proyeksi untuk tahun ini adalah, "Kami tidak akan booming, kita tidak akan meledak."

Dia menyebutkan bahwa ekonomi Amerika Serikat saat ini berada di tengah-tengah kondisi siklus utang jangka pendek pasca resesi, di mana aset akan kembali sekitar 4%.

Dalio menyatakan, "Jika saya bisa mengatakan satu hal kepada investor Anda, bagaimana mencoba untuk mencapai keseimbangan. Sebagai seorang investor yang Anda butuhkan adalah melakukan diversifikasi portofolio Anda dan memahami bahwa komposisi keuangan Anda adalah 1% tunai, 3% obligasi, dan 4% ekuitas.


9. Seth Klarman - Mengurangi Margin of Error
Mungkin Anda tidak terlalu akrab mendengar nama Seth. Dia adalah miliuner yang menghasilkan banyak uang melalui kemitraan investasi swasta yang berbasis di Boston melalui Grup Baupost.

Seth lulusan dari Cornell dan Harvard Business School, ia bekerja untuk Max Heine dan Michael Price of the Mutual Shares Fund. Dia juga penulis buku Margin of Safety: Rise-Averse Investing Strategies for Thoughtful Investor (1991).

Terbukti, Seth adalah salah satu manajer hedge fund paling produktif di 2013. Dia benci kehilangan uang sebanyak dia menghasilkan uang, makanya dia punya tingkat kesabaran tinggi untuk menunggu investasi yang tepat.

Tips investasi terbaik dari Seth adalah untuk mengurangi margin of error dengan membeli perusahaan atau saham di perusahaan yang kecil kemungkinannya untuk penurunan nilai. Ia cenderung untuk mencari underdog atau undervalued.


10. Warren Buffett Berinvestasi di Perusahaan yang Nyaris Bangkrut
Warren Buffett merupakan pria yang dikenal hampir awam komputer, tidak punya sopir, tinggal di rumah biasa, dan tidak punya koleksi barang-barang mewah atau kapal pesiar, tapi dia merupakan orang yang punya nilai tinggi.
Dia dianggap sebagai salah satu investor yang menemukan perusahaan-perusahaan yang punya nilai rendah, artinya perusahaan tersebut nyaris bangkrut, asetnya 25% di bawah nilai perusahaan. Hal itu dilihat dari potensi nilai keseluruhan perusahaan, utang, profit margin, kepemilikan dan keunggulan kompetitif.
Dari situ Warren Buffett mampu menganalisis nilai sebuah perusahaan, dia punya keterampilan yang memang terbukti keberhasilannya, bukan dari sebuah keberuntungan.
Salah satu cara yang dilakukan Warren Buffett adalah tidak membeli kewajiban alias tidak berinvestasi untuk membayar utang perusahaan yang akan ia beli, namun dia membeli aset. Sebagai contoh, Buffett ketika akan membeli mobil.
Pesan Buffett, jangan beli mobil baru yang akan kehilangan nilainya karena banyak orang beli dan mobil itu populer. Sebaliknya, beli merek dan model yang sedikit digunakan orang tetapi nilainya akan bertahan lebih lama daripada yang lain.
Baca Juga Trik dan Tips Cara Berinvestasi Yang Benar Orang-orang Terkaya Amerika dan Dunia Bagian 2

Daftar Saham Indeks LQ 45 Lengkap Agustus 2014 - Januari 2015 Terbaru dan yang Keluar

Apa aja ahamindek LQ 45 di untukmaa periodeAgustus 2014 - Januari 2015 yang terbaru masuk serta keluar? Seperti postingan saya sebelumnya tentang pengertian apa itu Indeks LQ45 serta evaluasinya, berikut ini adalah daftar saham indeks LQ45 lengkap dan terbaru di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode Agustus 2014 sampai Januari 2015 adalah:

No               Nama Emiten                                               Kode Saham                                  


1.     PT Astra Agro Lestari Tbk                                          (AALI)
2.     PT Adhi Karya (Persero) Tbk                                     (ADHI)
3.     PT Adaro Energy Tbk                                                 (ADRO)
4.     PT AKR Corporindo Tbk                                            (AKRA)
5.     PT Aneka Tambang Tbk                                               (ANTM)
6.     PT Astra International Tbk                                            (ASII)
7.     PT Alam Sutera Realty Tbk                                           (ASRI)
8.     PT Bank Central Asia Tbk                                             (BBCA)
9.     PT Bank Negara Indonesia Tbk                                     (BBNI)
10.    PT Bank Rakyat Indonesia Tbk                                     (BBRI)
11.     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                     (BBTN)
12.     PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                (BDMN)
13.     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                    (BMRI)
14.     PT Global Mediacom Tbk                                             (BMTR)
15.     PT Bumi Serpong Damai Tbk                                        (BSDE)
16.     PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk                           (CPIN)
17.     PT Ciputra Development Tbk                                       (CTRA)
18.     PT XL Axiata Tbk                                                        (ECXL)
19.     PT Gudang Garam Tbk                                                 (GGRM)
20.     PT Harum Energy Tbk                                                   (HRUM)
21.     PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk                         (ICBP)
22.     PT Vale Indonesia Tbk                                                   (INCO)
23.     PT Indofood Sukses Makmur Tbk                                 (INDF)
24.     PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk                            (INTP)
25.     PT Indotambangraya Megah Tbk                                   (INTP)
26.     PT Jasa Marga (Persero) Tbk                                        (JSMR)
27.     PT Kalbe Farma Tbk                                                     (KLBF)
28.     PT Lippo Karawaci Tbk                                                 (LPKR)
29.     PT Matahari Departement Store Tbk                               (LPPF)
30.     PT PP London Sumatra Indonesia Tbk                            (LSIP)
31.     PT Media Nusantara Citra Tbk                                        (MNCN)
32.     PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk                       (PGAS)
33.     PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk            (PTBA)
34.     PT PP (Persero) Tbk                                                       (PTPP)
35.     PT Pakuwon Jati Tbk                                                       (PWON)
36.     PT Surya Citra Media Tbk                                               (SCMA)
37.     PT Semen Indonesia (Persero) Tbk                                  (SMGR)
38.     PT Summarecon Agung Tbk                                             (SMRA)
39.     PT Express Transindo Utama Tbk                                     (TAXI)
40.     PT Tower Bersama Insfrastructure Tbk                             (TBIG)
41.     PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk                     (TLKM)
42.     PT United Tractors Tbk                                                    (UNTR)
43.     PT Unilever Indonesia Tbk                                                (UNVR)
44.     PT Wijaya Karya Tbk (Persero) Tbk                                 (WIKA)
45.     PT Waskita Karya (Persero) Tbk                                       (WSKT).

Source: Website Bursa Efek Indonesia adalah www.idx.co.id

Keterangan: 
Setiap 6 bulan sekali penghitungan Saham indeks Lq45 di BEI diperbaharui. Pada periode Agustus 2014 - Januari 2015, ada 5 perusahaan yang keluar dari daftar Indeks Lq45, diantaranya adalah:

  1. BSKL - NSentul City Tbk
  2. MAIN - Malindo Feedmill Tbk
  3. MLPL - Multipolar Tbk
  4. SSIA - Surya Semesta Internusa Tbk
  5. VIVA - Visi Media Asia Tbk
Sedangkan 5 Perusahaan (baru) yang masuk kedalam indeks Lq45 periode Agustus 2014 - Januari 2015 adalah sebagai berikut:
  1. ANTM - Aneka Tambang Tbk
  2. BBTN - Bank Tabungan Negara Tbk
  3. INCO - Vale Indonesia Tbk
  4. LPPF - Matahari Departement Store Tbk
  5. SCMA - Surya Citra Media Tbk
Ada beberapa perusahaan di indeks Lq45 yang termasuk kategori saham Blue Chip. Baik yang Perusahaan BUMN maupun Perusahaan Swasta Nasional. Apa saja?
Silahkan baca artikel saya tentang Saham Blue Chip!!
Demikian informasi dan penjelasan mengenai daftar saham indeks Lq45 lengkap dan terbaru Bursa Efek Indonesia(BEI) semoga bermanfaat.




Baca juga artikel yang lain tentang:

Cara Bermain Saham Online Pemula 
Cara Mengetahui Harga Saham Perusahaan Di Indonesia dan Dunia
Trik dan Tips cara Warren Buffett berinvestasi saham yang profit

Investasi Saham VS Trading Forex Online Di lihat Dari Segi Realistis


Dalam dunia bisnis perlu adanya investasi. Investasi didunia ini sangat bermacam-macam. Contohnya investasi kesehatan yaitu dengan menjaga kesehatan kita sejak dini misalnya mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, serta menghindari makanan dan minuman yang bisa mengganggu kesehatan organ tubuh baik untuk sekarang atau dimasa yang akan datang.

Mengapa Investasi saham lebih realistis dibandingkan dengan trading forex?
Nah ada juga investasi yang berhubungan dengan keuangan kita contohnya adalah investasi dalam bentuk tabungan, deposito, reksadana, saham, forex, property, emas dan lain sebagainya.
Investasi yang akan kita bahas adalah investasi saham dan trading forex. Saham adalah surat berharga, bahwa pemilik saham adalah pemilik sah perusahaan secara proporsional yang dijamin oleh KSEI. Forex adalah singkatan dari Foreign Exchange yaitu suatu pertukaran mata uang negara yang satu dengan mata uang yang lainnya.
Jika kita ingin bermain jual beli saham, kita harus melalui tahap-tahap sesuai peraturan dari pihak perusahaan sekuritas.
Dan juga jika ingin terjun di bisnis trading forex, kita pun harus melalui tahap-tahap wajib dilaksanakan.
Kenapa investasi saham lebih realistis dibandingkan dengan trading forex online?
Membeli saham sebuah perusahaan yang sudah Go Public bisa dilakukan oleh setiap warga negara Indonesia melalui broker/perusahaan sekuritas. Saham yang kita beli dijamin oleh lembaga KSEI, bisa dibuka di webnya KSEI www.ksei.co.id
Kita bisa membeli saham perusahaan jika ada yang menjualnya, dan saham akan bisa terjual jika nanti ada yang membelinya. Kita bisa mendapatkan profit, jika harga jual saham lebih besar dari pada harga belinya dan juga hasil dari pembagian deviden yang biasanya dibagi setiap akhir semester atau setiap setahun sekali. Jika dibisnis saham, perusahaannya jelas, kita bisa melihat kinerjanya dan laporan keuangannya. Pergerakan angka poin harga di saham berfluktuasi sehari sekali. Modal tidak akan habis paling hanya turun beberapa persen sehingga aman kecuali jika sampai perusahaan di vonis bangkrut oleh pengadilan, itupun sangat jarang terjadi meskipun pernah ada bebrapa perusahaan yang divonis bangkrut oleh pengadilan. Oleh karena itu jika kita ingin membeli saham perusahaan harus di pahami bagaimana kinerja, laporan keuangan, baguskah untuk jangka panjang, bagaimana daya saingnya perusahaan itu dengan perusahaan kompetitor, dan lain sebagainya. Karena itu, itulah fungsinya belajar saham online di internet.
Sedangkan jika kita bermain trading forex online, di situ terdapat angka pergerakan pips harga mata uang yang berfluktuatif dengan cepat, biasanya bisa sampai per detik pergerakannya. Didalam trading forex ada 2 pilihan yang bisa mendapatkan profit, yaitu jika kita mengeklik Buy dan ternyata grafik naik berarti kita mendapatkan profit, dan jika kitaaa mengeklik Sell dan ternyata grafik turun hasilnya kita mendapatkan profit. Profit yang didapatkan tergantung jumlah point dan lot, Lot di forex adalah kelipatan, sedangkan di saham adalah jumlah lembar (1 Lot=100 lembar saham). Namun jika kita salah menganalisa misalnya kita klik buy ternyata grafik malah turun sampai dana kita tidak cukup untuk mengimbangi pips pergerakan grafik maka dana kita bisa habis. hal ini berbeda dengan saham, jika di saham dana nilai investasi bisa jadi Nol apabila perusahaan telah divonis bangkrut oleh pengadilan ataupun perusahaan telah dibubarkan dan jika masih ada sisa harta perusahaan yang masih bisa dijual, biasanya akan dibagikan kepada para pemegang saham secara proporsional.

Silahkan baca juga artikel saya mengenai Apa itu Pialang Saham?
Langkah-langkah cara membeli saham

Dimana Alamat Gedung Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta

Berikut ini adalah Alamat Gedung Kantor BEI:
Call Center Indonesia Stock Exchange
Alamat: Gedung Bursa Efek Indonesia, Menara I
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia.
Nomor Telepon: 021 5150515
Fax: 021 5150330
Email: Callcenter@idx.co.id
Website: www.idx.co.id
Layanan gratis bebas Pulsa : 0800-100-9000 (Nasional)
 

Marilah kita berinvestasi dipasar modal yaitu di Bursa Efek Indonesia (BEI), jika dulu namanya BEJ. Berinvestasi dipasar modal/bursa efek adalah langkah yang bagus daripada berinvestasi pada investasi yang tidak resmi/bodong. Beberapa contoh investasi bodong yang sangat membikin banyak warga negara Indonesia adalah adclick express, speedline, profitclicking, NTMC, Bowo Jenggot, Bina Sinar Sejahtera (BSS),MMM, SSS, dan masih banyak sekali yang lainnya.
Pertanyaannya, Kok mereka sampai mau berinvestasi di program investasi yang demikian, padahal itu kan tidak resmi, belum jelas track recordnya, siapa dan bagaimana manajemennya, dimana alamatnya apakah dijamin oleh pemerintah melalui KSEI serta apakah masuk pengawasan OJK dan Bank Indonesia.
Jawabannya program Investasi diatas adalah bodong, abal-abal, sengaja menipu dana masyarakat dengan dalih investasi.

Namun kenapa mereka kok mau gabung? Mereka mau gabung karena beberapa faktor. Meskipun dari mereka yang merasa tertipu karena dananya tidak bisa kembali, padahal sebagian dari mereka adalah orang-orang yang berpendidikan, pernah duduk dibangku sekolahan sehingga segala sesuatu harus difikirkan dan didiskusikan terlebih dahulu bersama orang yang lebih menegrti.
faktor-faktornya adalah:
1. Merasa tidak enak kepada orang yg menawarkannya, biasanya yang menawarkan adalah teman dekat, teman lama, saudara, guru, atasan dan lain sebagainya.
2. Tergiur dengan bunga dan komisi yang besar dalam waktu singkat.
3. Minimnya pengawasan/tindakan dari pihak yang berwenang. Biasanya pihak yang berwenang akan bertindak jika sudah ada pengaduan dari masyarakat jika investasi bodong tersebut sudah tercium gelagat tidak baiknya.
4. Dsb

Oleh karena itu marilah kita berinvestasi di pasar modal di BEI caranya melalui Perusahaan Sekuritas.
Perusahaan Sekuritas banyak tersebar di Indonesia. Pilihlah Perusahaan Sekuritas yang resmi dan bonafide, biasanya kebanyakan para trader saham akan memilih Perusahaan Sekuritas yang dari BUMN serta yang ada layanan Online Tradingnya, seperti Bank Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas dan lain sebagainya. Namun demikian banyak juga perusahaan sekuritas di Indonesia yang mempunyai layanan bagus.
Dan juga kita di masa sekarang sudah bisa bermain saham secara online menggunakan perangkat komputer, tablet, laptop dan yang lainnya yang terhubung dengan internet.
Baca Juga artikel saya tentang Cara Bermain Saham Online Pemula

Pengertian Apa itu IHSG? Dan Sejarah IHSG

Berikut ini adalah Alamat Gedung Kantor BEI:
Call Center Indonesia Stock Exchange
Alamat: Gedung Bursa Efek Indonesia, Menara I
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia.
Nomor Telepon: 021 5150515
Fax: 021 5150330
Email: Callcenter@idx.co.id
Website: www.idx.co.id
Layanan gratis bebas Pulsa : 0800-100-9000 (Nasional)
 

Marilah kita berinvestasi dipasar modal yaitu di Bursa Efek Indonesia (BEI), jika dulu namanya BEJ. Berinvestasi dipasar modal/bursa efek adalah langkah yang bagus daripada berinvestasi pada investasi yang tidak resmi/bodong. Beberapa contoh investasi bodong yang sangat membikin banyak warga negara Indonesia adalah adclick express, speedline, profitclicking, NTMC, Bowo Jenggot, Bina Sinar Sejahtera (BSS),MMM, SSS, dan masih banyak sekali yang lainnya.
Pertanyaannya, Kok mereka sampai mau berinvestasi di program investasi yang demikian, padahal itu kan tidak resmi, belum jelas track recordnya, siapa dan bagaimana manajemennya, dimana alamatnya apakah dijamin oleh pemerintah melalui KSEI serta apakah masuk pengawasan OJK dan Bank Indonesia.
Jawabannya program Investasi diatas adalah bodong, abal-abal, sengaja menipu dana masyarakat dengan dalih investasi.

Namun kenapa mereka kok mau gabung? Mereka mau gabung karena beberapa faktor. Meskipun dari mereka yang merasa tertipu karena dananya tidak bisa kembali, padahal sebagian dari mereka adalah orang-orang yang berpendidikan, pernah duduk dibangku sekolahan sehingga segala sesuatu harus difikirkan dan didiskusikan terlebih dahulu bersama orang yang lebih menegrti.
faktor-faktornya adalah:
1. Merasa tidak enak kepada orang yg menawarkannya, biasanya yang menawarkan adalah teman dekat, teman lama, saudara, guru, atasan dan lain sebagainya.
2. Tergiur dengan bunga dan komisi yang besar dalam waktu singkat.
3. Minimnya pengawasan/tindakan dari pihak yang berwenang. Biasanya pihak yang berwenang akan bertindak jika sudah ada pengaduan dari masyarakat jika investasi bodong tersebut sudah tercium gelagat tidak baiknya.
4. Dsb

Oleh karena itu marilah kita berinvestasi di pasar modal di BEI caranya melalui Perusahaan Sekuritas.
Perusahaan Sekuritas banyak tersebar di Indonesia. Pilihlah Perusahaan Sekuritas yang resmi dan bonafide, biasanya kebanyakan para trader saham akan memilih Perusahaan Sekuritas yang dari BUMN serta yang ada layanan Online Tradingnya, seperti Bank Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas dan lain sebagainya. Namun demikian banyak juga perusahaan sekuritas di Indonesia yang mempunyai layanan bagus.
Dan juga kita di masa sekarang sudah bisa bermain saham secara online menggunakan perangkat komputer, tablet, laptop dan yang lainnya yang terhubung dengan internet.
Baca Juga artikel saya tentang Cara Bermain Saham Online Pemula

Pengertian Apa Itu Indeks LQ45? Bagaimana Evaluasi Indeks dan Penggantian Saham?

Mari belajar tentang pengetahuan di pasar modal Indonesia. Kita tentu sering membaca maupun melihat informasi tentang indeks LQ45, namu kita belum memahaminya tentang apa itu indeks LQ45? Serta apa ciri-cirinya? Dan sebagainya.
Pengertian apa itu Indeks LQ45
Indeks LQ45 adalah perhitungan dari 45 emiten/saham, dari seleksi yang berkriteria seperti penilaian atas Likuiditas merupakan seleksi atas emiten-emiten tersebut juga dengan mempertimbangkan kapitalisasi dari pasar.

Indeks LQ45 berisi 45 emiten yang dalam setiap 6 bulan sekali  tepatnya pada setiap awal bulan Februari dan bulan Agustus di sesuaikan. Artinya emiten-emiten tersebut didalamnya akan berubah.

Apa tujuan indeks LQ 45?
Tujuan indeks LQ 45 adalah sebagai bagian dari komponen IHSG serta penyedia sarana yang obyektif dan terpercaya untuk analisa keuangan, manajer investor, memonitor bursa saham serta pergerakan nilai saham-saham yang sedang aktif di bursa.

Apa Kriteria/ciri-ciri Pemilihan Saham Index LQ45
Indeks LQ45 diluncurkan pada bulan Februari 1997 ukuran utama likuiditas transaksi adalah nilai transaksinya pada pasar reguler. Sesuai dengan perkembangan pasar dan untuk lebih mempertajam kriteria likuiditas, maka sejak review bulan Januari 2005, jumlah hari perdagangan dan frekuensi transaksi dimasukkan sebagai ukuran likuiditas. Maka kriteria/ciri-ciri suatu emiten/saham sampai bisa masuk kedalam perhitungan indeks LQ45 harus berdasarkan faktor-faktor bsebagai berikut (sebagai pertimbangan):
  1. Telah tercatat di BEI minimal 3 bulan.
  2. Sedang termasuk didalam 60 emiten di pasar reguler seperti volume, nilai, dan frekuensi transaksinya.
  3. Kriteria likuiditas dan kapitalisasi pasar, keadaan keuangan serta prospek pertumbuhan perusahaan sangat dipertimbangkan.
  4. 30 emiten dari 60 emiten tersebut yaitu dengan nilai transaksi terbesar akan masuk didalam perhitungan indeks LQ45 dengan secara otomatis.
Bagaimana Evaluasi Indeks dan Penggantian Saham?
Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan secara rutin memantau perkembangan kinerja komponen emiten-emiten/saham yang masuk dalam penghitungan indeks LQ45. BEI dalam setiap tiga bulan sekali melakukan evaluasi atas pergerakan urutan emiten-emiten tersebut. Kemudian penggantian emiten-emiten akan dilakukan setiap enam bulan sekali, yaitu pada awal bulan Februari dan bulan Agustus.

Hari Dasar Indeks LQ45
Indeks LQ45 diluncurkan pada bulan Februari 1997. Untuk mendapatkan data historikal yang cukup panjang, hari dasar yang digunakan adalah tanggal 13 Juli 1994, dengan nilai indeks sebesar 100. (sumber: buku panduan indeks BEI)

Demikian artikel tentang indeks LQ45, semoga bermanfaat untukpengetahuan kita semua.
Marikita belajar cara bermain saham dengan benar untuk bisnis serta investasi di pasar modal (BEI).
Semoga bermanfaat!!!

Artikel Saham Terbaru